Wali Kota Tangerang Optimistis Rute Baru Transjabodetabek Kurangi Kemacetan
Walkot Tangerang Sachrudin berharap Transjabodetabek rute Blok M berharap kehadiran layanan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta kurangi kemacetan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (12/3/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)
faktahariini24 , Jakarta – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyambut baik kehadiran layanan Transjabodetabek rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang baru saja diluncurkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, keberadaan rute ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama yang menghubungkan Kota Tangerang dengan ibu kota.
Sachrudin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta atas peluncuran rute baru ini, yang dianggap mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Jabodetabek.
“Secara prinsip, kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pak Gubernur atas rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta ini,” ujar Sachrudin di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).
Tangerang, Kota Penyangga yang Padat Mobilitas
Kota Tangerang, dengan jumlah penduduk sekitar dua juta jiwa, menjadi salah satu kota penyangga Jakarta. Banyak warganya yang bekerja di ibu kota, sehingga mobilitas harian antara Tangerang dan Jakarta cukup tinggi.
“Sebagian besar masyarakat Tangerang bekerja di Jakarta. Saat siang hari, pergerakan cukup tinggi karena banyak yang pergi dan pulang mencari nafkah,” jelas Sachrudin.
Selain menjadi kota penyangga, Tangerang juga dilalui beberapa jalur strategis menuju Jakarta dan Bandara Soetta, termasuk Tol Jakarta–Merak serta jalan nasional yang menghubungkan Jakarta dengan Serang melalui Jalan Daan Mogot.
Harapan Turunkan Kepadatan Lalu Lintas
Kepadatan lalu lintas sering terjadi di sejumlah titik, terutama saat arus kendaraan menuju Jakarta atau bandara meningkat. Dengan adanya rute baru Transjabodetabek ini, Sachrudin berharap kemacetan bisa berkurang.
“Saya kira dengan rute baru Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, kemacetan di beberapa titik bisa diminimalkan,” ujarnya. Ia menambahkan, teknologi navigasi digital juga membantu pengendara memilih jalur alternatif saat terjadi kemacetan.
Rute dan Operasional Transjabodetabek
Rute Transjabodetabek dari Blok M ke Bandara Soetta meliputi Blok M Jalur 6–Bundaran Senayan–FX Sudirman–Gelora Bung Karno–DPR/MPR–Cengkareng Golf–Terminal Kargo–Perkantoran Soekarno-Hatta. Untuk arah sebaliknya, jalurnya dari Bandara Soetta ke Blok M melalui Perkantoran Soekarno-Hatta–Stasiun KA Bandara–Imigrasi–Bundaran Kargo–Swadaya Slipi–Blok M Jalur 6.
Sebelumnya, layanan ini diperkirakan menempuh jarak 65,1 km dengan waktu tempuh sekitar 121 menit. Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan, menyebutkan, rute ini memiliki 23 titik pemberhentian, 13 di Jakarta dan 10 di luar Jakarta, untuk perjalanan pulang-pergi.
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta akan beroperasi setiap hari dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB, dengan total 14 armada bus. Tarif promosi sebesar Rp3.500 berlaku selama tiga bulan, dan interval keberangkatan bus diperkirakan 10–20 menit.